CIREBON – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Cirebon kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat. Memasuki pertengahan tahun 2026, realisasi program kerja strategis yang diinisiasi sejak tahun 2025 kini terus bergulir. Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan adalah program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan inovatif yang berorientasi pada solusi nyata, BEM Untag Cirebon resmi menjalankan program bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Biru melalui Pendekatan Berbasis Tantangan dan Keterlibatan Komunitas”. Program ini difokuskan pada hilirisasi limbah cangkang rajungan yang berlokasi di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Mengubah Tantangan Lingkungan Menjadi Nilai Ekonomis
Desa Gebang Mekar dikenal sebagai salah satu sentra tangkapan dan pengolahan rajungan yang produktif. Namun, aktivitas industri rumahan ini menyisakan tantangan lingkungan berupa penumpukan limbah cangkang rajungan. Melihat kondisi tersebut, BEM Untag Cirebon hadir membawa pendekatan Challenge-Based Learning (Pendekatan Berbasis Tantangan) untuk merumuskan solusi bersama masyarakat.
Hilirisasi limbah cangkang rajungan ini dirancang untuk mengubah sisa produksi yang tidak terpakai menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi warga setempat sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan di kawasan pesisir.
Pendekatan Ekonomi Biru dan Keterlibatan Komunitas
Program ini mengusung prinsip Ekonomi Biru (Blue Economy), sebuah konsep yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut dan pesisir. Implementasi program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan komunitas masyarakat secara aktif, mulai dari proses edukasi, pelatihan pengolahan, hingga strategi pengemasan produk.
Melalui sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan warga lokal, program berkelanjutan dari BEM Untag Cirebon ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi di Desa Gebang Mekar. Langkah ini juga menjadi bukti nyata kontribusi Untag Cirebon dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Cirebon.
