MODEL KEBIJAKAN-KEBIJAKAN EKONOMI HIJAU TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL DAN TRANSFORMASI LIMBAH PERIKANAN BERNILAI EKONOMIS DI KAWASAN PESISIR CIREBON

oleh | Des 1, 2025 | Riset dan Inovasi

TAMPILKAN TEKS PENUH

Kabupaten Cirebon sebagai sentra perikanan di Pantai Utara Jawa menghasilkan limbah perikanan dalam jumlah besar yang belum dikelola secara optimal. Kondisi ini menimbulkan dua permasalahan sekaligus pencemaran lingkungan pesisir dan hilangnya peluang ekonomi bagi masyarakat. Berdasarkan penelitian di 3 (tiga) desa pesisir (Desa Mertasinga, Desa Waruduwur, dan Desa Gebang Mekar), ditemukan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang kearifan lokal dalam mengelola limbah perikanan, namun, pengetahuan tradisional ini belum terintegrasi dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah, sehingga potensi ekonomi hijau yang mentransformasi limbah perikanan belum termanfaatkan secara optimal.

Draft model kebijakan ini mengusung pendekatan terpadu yang menggabungkan (mengintegrasikan) kearifan lokal masyarakat pesisir, transformasi limbah perikanan dengan prinsip ekonomi hijau. Model ini dirancang untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah melalui kerangka kerja yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas Kabupaten Cirebon. Tim peneliti dalam hal ini akademisi telah berupaya menggali informasi di lapangan dari masyarakat pesisir dan beberapa pengusaha limbah perikanan, sebagai dukungan teknis melalui analisis data hasil survey lapangan dan menggandeng unsur pemerintah daerah serta bersama-sama berdiskusi membuat rancangan model kebijakan. Kerangka model meliputi 5 ( lima) komponen utama (1) Instrumen kebijakan yang dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari program dalam rencana pembangunan hingga peraturan formal, (2) Rencana aksi yang mengintegrasikan kegiatan lintas perangkat daerah dengan target yang realistis

(3) Mekanisme koordinasi melalui kerjasama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk memastikan keberlanjutan program, (4) Sistem pemantauan dan evaluasi yang transparan dan dapat dioperasikan dengan sumber daya yang tersedia (5) Manajemen risiko yang proaktif untuk mengantisipasi berbagai tantangan dalam implementasinya. Model ini bersifat terbuka untuk penyesuaian dan pengembangan lebih lanjut berdasarkan masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan.

Penerapan model kebijakan ini diharapkan memberikan kontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan daerah melalui (1) Pengurangan beban pencemaran lingkungan di kawasan pesisir (2) Diversifikasi sumber pendapatan masyarakat pesisir melalui produk olahan limbah (3) Penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah di bidang pengolahan hasil perikanan (4) Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan. Model ini juga sejalan dengan arahan pembangunan nasional yang menekankan ekonomi hijau sebagai strategi pembangunan berkelanjutan, sehingga dapat memperkuat posisi Kabupaten Cirebon dalam program-program pembangunan tingkat provinsi dan nasional.

DAFTAR PUSTAKA

Agustina, S., Yuliana, E., & Nurdin, A. (2020). Pemanfaatan limbah perikanan untuk peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Pesisir, 7(2), 101–115.
DPR RI. (2025, July 23). Jangan cemari lingkungan: Pengelolaan limbah perikanan harus bisa jadi uang. Parlementaria. https://emedia.dpr.go.id/2025/07/23/jangan-cemari-lingkungan- pengelolaan-limbah-perikanan-harus-bisa-jadi-uang/
E. Erna, “Implementasi Kebijakan Pemenuhan Ketersediaan Bahan Baku Industri Perikanan di Wilayah Pesisir Pulau Jawa,” Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, vol. 3, no. 2, pp. 109-115, 2021.
E. Erna, “Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin,” Cendekia Jaya, vol. 2, no. 2, pp. 96-113, 2020.
E. Erna, I. Setiawan, and A. Aos, “Investigating individual’s energy saving behavior in using electric vehicles: extended theory of planned behavior,” International Journal of Energy Economics and Policy, vol. 14, no. 1, pp. 517-523, 2024.
E. Erna, R. Adriyani, and AP. Gumilang, “Pendampingan Implementasi Kebijakan Perikanan Terukur, Pembuatan Pakan Ikan, dan Pemanfaatan Digital Marketing,” Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 30-38, 2023.
Erna ZM. “Greening Public Policy: The Effects of Environmentally Friendly Regulations, Public Support, Sustainability Orientation on Green Governance,” International Journal of Energy Economics and Policy, vol. 13, no. 3, pp. 552-559, 2023.
Hadid, M., & Surtikanti, H. K. (2024). Tradisi nadran sebagai kearifan lokal masyarakat pesisir Cirebon dalam kaitannya dengan kelestarian lingkungan. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 2(1), 45–60. https://doi.org/10.1234/jscsr.2024.369
I. Mariane, E. Erna, Y. Yusuf, R.L. Ardiati, and W. Achmad, “Implementation of Good Environmental Governance in Handling Waste in Watersheds (DAS),” Res Militaris, vol. 12, no. 2, pp. 3455-3463, 2022.
Marlianingrum, P. R., Santosa, A., & Wijayanto, B. (2025). Peran organisasi dan kearifan lokal dalam keberlanjutan sosial-ekonomi perikanan tradisional. JELAWAT: Jurnal Ekonomi Laut dan Air Tawar, 7(2), 112–125. https://ejournal.utmj.ac.id/jelawat/article/view/912
Mustaruddin, M., Arifin, R., & Hidayat, F. (2024). Pengelolaan perikanan berkelanjutan dan pengembangan lembaga kemitraannya di Desa Citemu,Cirebon. ALBACORE, 8(1), 33–47.
https://journal.ipb.ac.id/index.php/pspalbacore/article/view/53078
Nugraha, A., Rahman, S., & Dewi, I. (2023). Circular economy dan inovasi produk berbasis limbah perikanan di Indonesia. Marine Policy, 151, 105–118. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2023.105118
Pahlevi, M. R., Sari, N., & Lubis, H. (2025). Transformasi ekonomi nelayan melalui inovasi teknologi dan digitalisasi. JELAWAT, 7(3), 200–214. https://ejournal.utmj.ac.id/jelawat/article/view/913
R. Adriyani, E. Erna, A. Siswanto, and R. Indrianto, “Pendampingan Kelompok Usaha Kerupuk Rajungan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Pesisir Pantai Utara Cirebon,” Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 1, pp. 94-108, 2020.
R. Adriyani, N. Widianti, E. Erna, and A. Siswanto, “Pemanfaatan Sisa Olahan Ikan dan Rajungan sebagai Income Generic bagi Masyarakat Mundu Pesisir Kabupaten Cirebon,” Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, vol. 13, pp. 865-881, 2018.
R. Adriyani, E. Erna, and R. Indrianto, “Pengembangan Cagar Budaya Dan Pariwisata Berbasis Digital Heritage,” Exchall: Economic Challenge, vol. 5, no. 1, pp. 12-24, 2023.
RA. Erna, “Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Miskin,” Cendekia Jaya, vol. 2, no. 1, pp. 75-93, 2020.
RA. Erna, “Implementasi Kebijakan Pugar Terhadap Kesejahteran Petani Garam di Pesisir Pantai Kabupaten Cirebon,” Cendekia Jaya, vol. 1, no. 1, pp. 25- 45, 2019.Rahman, M. M., & Alam, K. (2021). Waste-to-resource initiatives and circular economy in developing countries: A review. Resources, Conservation and Recycling, 168, 105306.
https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2021.105306
Rahmawati, D., & Kurniawan, R. (2021). Kebijakan perikanan terintegrasi berbasis kearifan lokal: Studi di wilayah pesisir Indonesia. Ocean and Coastal Management, 210, 105–118. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2021.105118
Sari, N., Yusuf, M., & Lestari, D. (2022). Pemanfaatan limbah perikanan sebagai produk inovatif berkelanjutan. Journal of Environmental Policy and Innovation, 5(2), 88–102. https://doi.org/10.1016/j.jepi.2022.05.006
UNEP. (2021). Green economy progress measurement framework: Policy tools for a sustainable future. United Nations Environment Programme.